News Ticker

5 Alasan Nyata untuk Belajar Bahasa Inggris

Siapa sih manusia di bumi Indonesia ini yang belum pernah mendengar tentang bahasa Inggris? Okeh, mungkin ada. Akan tetapi, mengingat bahwa bahasa Inggris merupakan salah satu mata pelajaran wajib di dalam kurikulum SMP dan SMA yang ada di Indonesia, penulis yakin bahwa hanya sebagian kecil saja penduduk Indonesia yang belum pernah mendengar tentang bahasa Inggris ini. Oia, berbicara tentang bahasa Inggris, ternyata bahasa Inggris merupakan salah satu bahasa yang paling banyak dipakai di dunia, dan selalu menempati urutan 3 besar untuk berbagai kategori penggunaan bahasa yang ada. Seperti yang misalnya diperlihatkan oleh data-data berikut ini:

  1. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang paling banyak digunakan sebagai bahasa resmi dari negara-negara yang ada di dunia (dengan 67 negara pengguna) [1].
  2. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang jumlah penuturnya nomer 2 terbanyak di dunia (berada langsung di bawah bahasa Mandarin) [2].
  3. Bahasa Inggris merupakan bahasa yang jumlah penutur aslinya nomer 3 terbanyak di dunia (setelah bahasa Mandarin dan bahasa Spanyol) [3].

Bagaimana? Mulai tertarik untuk mempelajari bahasa Inggris? Jika belum, teruskan membaca tulisan ini lebih lanjut untuk mengetahui 5 alasan “nyata” tentang kenapa kita “harus” belajar bahasa Inggris. 😀

Alasan Nyata #1: Alat untuk kita belajar dengan lebih baik.

2014_wahidyankf_5alasannyatauntukbel_tumpukanbukuGambar 1. Buku Referensi Berbahasa Inggris

Untuk orang-orang yang senang belajar (apa pun itu) seperti penulis, bahasa Inggris merupakan salah satu batu pijakan yang sangat berguna untuk perkembangan proses pembelajaran kita ke depannya. Kenapa?

1. Banyak sumber oke yang bisa kita gunakan untuk belajar

Salah satu hal yang terpenting di dalam proses pembelajaran adalah menemukan referensi yang tepat untuk proses pembelajaran yang kita lakukan. Kenapa hal ini penting? Menurut penulis, hal ini adalah penting, karena dengan menemukannya maka kita akan bisa menghemat banyak waktu dan tenaga untuk mempelajari sesuatu yang sulit di masa yang akan datang (yang mungkin seharusnya bisa dipelajari dengan lebih mudah), atau bahkan untuk menggantikan sesuatu yang kita salah mempelajarinya (karena menggunakan referensi yang tidak tepat). Bukan berarti penulis merendahkan kualitas para penulis buku dalam negeri yah, akan tetapi adalah sebuah rahasia umum bahwa mengajarkan/menurunkan suatu ilmu/pengetahuan merupakan hal yang sulit. Dan adalah sebuah konsekuensi logis dari segala hal (setidaknya untuk hal yang umum) bahwa semakin besar populasi, maka akan semakin banyak pula jumlah karya berkualitas yang dihasilkan.

Maksudnya apa? Okeh, mari kita menggunakan sedikit pengetahuan dasar Matematika, dan mencermati contoh berikut ini. Katakan jumlah orang yang ahli di dalam suatu bidang, dan mau mengajarkannya kepada orang lain secara enak adalah hanya 1 persen (ini adalah angka contoh saja, dan bukan dari data sebenarnya) dari total populasi masyarakat. Kita asumsikan juga bahwa setiap “jagoan” tersebut rutin membuat buku yang oke setiap tahunnya (misal: 1 buku pertahun). Artinya, dari suatu masyarakat yang jumlah populasinya sebesar 1.000 orang, akan dihasilkan buku yang baik sebesar:

1% x 1.000 orang x 1 buku/tahun = 10 buku/tahun.

Dan sebagai orang yang telah mempelajari pelajaran matematika dasar, kita akan dengan mudah mendapati bahwa dengan menggunakan asumsi di atas, maka

Jumlah buku oke yang dihasilkan per tahun akan berbanding lurus dengan jumlah populasi itu sendiri.

Artinya, bahwa jumlah buku oke yang dihasilkan oleh suatu masyarakat yang populasinya 10.000 orang, akan berjumlah 5 kali lipat daripada jumlah buku oke yang dihasilkan oleh suatu masyarakat yang jumlah populasinya hanya sebesar 2.000 orang. Dan kalau kita coba terapkan logika sederhana ini dengan menggunakan asumsi yang ada di referensi nomer 2 [2], maka kita akan mendapati bahwa:

Jumlah buku/referensi oke yang ditulis dalam bahasa inggris akan berjumlah sekitar 5 kali lebih banyak (840 Juta / 163 Juta) jika dibandingkan dengan jumlah referensi/buku oke yang ditulis dalam bahasa Indonesia.

Dan kemungkinan besar, perbandingan ini akan terlihat lebih miris lagi jika kita memasukkan tingkat pendidikan penduduk dari tiap bahasa, dan juga budaya tulis menulis dalam perhitungan yang kita masukkan.

2. Banyak fasilitas online learning super oke (dan gratis) yang berbahasa pengantar bahasa Inggris

Berita baik selanjutnya untuk para manusia pembelajar yang mampu berbahasa Inggris adalah banyak sekali situs internet yang menyediakan material pembelajaran kelas dunia secara gratis. Apa saja contoh website yang menyediakan hal ini? Berikut penulis sertakan beberapa website yang menyediakan material belajar secara gratis:

  1. YouTube
    Siapa yang tidak kenal YouTube? Situs internet yang satu ini telah menjadi salah satu tempat standar bagi kita untuk menonton video di internet. Menariknya selain berbagai macam video yang sifatnya viral dan santai, kita juga bisa melihat banyak sekali video pendidikan dan pengajaran yang di unggah oleh banyak sekali orang di sana. Dan bahasa apa yang biasanya menjadi bahasa pengantar mereka? Yap! Benar sekali! Bahasa Inggris! 😀
  2. Udacity
    Udacity merupakan salah satu situs yang menyediakan fasilitas pembelajaran di internet secara gratis. Adapun situs ini didirikan oleh Sebastian Thrun, David Stavens, dan Mike Sokolsky.
  3. edX
    Seperti halnya Udacity, edX merupakan sebuah situs internet yang juga memberikan kita fasilitas untuk belajar di Internet secara gratis. Situs ini sendiri didirikan oleh 2 buah institusi pendidkan yang mempunyai nama besar di dunia (MIT, dan Harvard), dan memiliki lebih dari 2,1 juta pengguna di seluruh dunia (data April 2014).
  4. Coursera
    Sama seperti Udacity dan edX, Coursera juga menyediakan fasilitas belajar online bagi kita. Namun perbedaannya adalah Coursera didirikan oleh Andrew Ng, dan Daphne Koller dari Stanford (nama besar lainya di dalam bidang pendidikan). Untuk jumlah penggunanya, hingga April 2014, terdapat lebih dari 7.1 juta pengguna yang terdaftar di Coursera.

Oia! Sekedar catatan, untuk para pembaca yang penasaran dengan materi apa saja yang disampaikan di berbagai universitas (yang katanya) top di dunia, bisa membuka Udacity, edX, dan Coursera, karena sebagian besar materi yang diberikan di ketiga website tersebut (terutama edX dan Coursera) disampaikan oleh berbagai institusi yang memiliki nama besar di dunia pendidikan.

5 Tulisan Terakhir Oleh Wahidyan Kresna Fridayoka

0.00 avg. rating (0% score) - 0 votes
Wahidyan Kresna Fridayoka
About Wahidyan Kresna Fridayoka (7 Articles)
Computer Engineer | Learning, dreaming, and enjoying life.